Banyuwangi, 13 Agustus 2026 — Semangat gotong royong menjaga hutan dan pesisir diwujudkan melalui aksi bersih lingkungan di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Nasional “81 Aksi Kehutanan untuk Kemerdekaan Indonesia” yang dilaksanakan serentak oleh Kementerian Kehutanan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026.

Mengusung tema “Dari Hutan Indonesia – Serentak Bergerak, Hutan Lestari, Indonesia Maju”, aksi bersih di TN Alas Purwo diikuti sebanyak 137 peserta terlibat yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Muspika Tegaldlimo dan Purwoharjo, mitra Balai TN Alas Purwo, masyarakat sekitar kawasan, SDN 3 Kedungasri, SDN 3 Kalipait, hingga SMK Negeri 1 Banyuwangi.

Dengan semangat bergerak bersama, seluruh peserta menyusuri kawasan pantai dan hutan untuk mengumpulkan sampah anorganik yang dijumpai. Sampah tersebut berasal dari berbagai sumber, baik sampah kiriman yang terbawa arus laut maupun sampah yang ditinggalkan oleh aktivitas pengunjung.

Aksi bersih kali ini berhasil mengumpulkan 757,487 kilogram sampah anorganik dari kawasan pesisir TN Alas Purwo. Sampah tersebut terkumpul dari tiga lokasi, yaitu Pantai Trianggulasi–Sunglon Ombo sebanyak 110,710 kg, Pantai Pancur sebanyak 211,283 kg, dan Pantai Parang Ireng sebanyak 435,494 kg.

Bagi kawasan konservasi seperti TN Alas Purwo, kegiatan bersih pantai bukan sekadar membersihkan kawasan dari sampah. Sampah anorganik yang berada di pesisir berpotensi mengganggu ekosistem, mencemari habitat satwa, serta terbawa kembali ke laut. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak menjadi penting untuk menjaga kawasan tetap bersih sekaligus membangun kesadaran bahwa kelestarian hutan dan pesisir merupakan tanggung jawab bersama.

Kepala Balai TN Alas Purwo, Probo Wresni Adji, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga kawasan konservasi. Kelestarian kawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi merupakan kerja bersama yang membutuhkan peran aktif masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang peduli terhadap lingkungan.

“Menjaga hutan dan pesisir adalah kerja bersama. Aksi bersih ini menjadi salah satu bentuk nyata gotong royong untuk memastikan kawasan TN Alas Purwo tetap menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati sekaligus memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Gerakan tersebut juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda. Keterlibatan siswa sekolah dalam aksi lapangan memberikan pengalaman langsung bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tentang mengetahui pentingnya konservasi, tetapi juga tentang turun tangan dan mengambil bagian.

Melalui 81 Aksi Kehutanan untuk Kemerdekaan Indonesia, semangat kemerdekaan diterjemahkan dalam aksi nyata menjaga kekayaan alam Indonesia. Dari kawasan hutan hingga pesisir, dari pemerintah hingga masyarakat, setiap langkah kecil menjadi bagian dari gerakan besar untuk mewujudkan hutan yang lestari dan Indonesia yang maju.

Karena hutan lestari bukan hanya warisan untuk dijaga, tetapi juga tanggung jawab untuk diteruskan.



aksi bersih 13 agustus 2026

Galeri Video Kegiatan

Scroll to Top