Banyuwangi – Balai Taman Nasional Alas Purwo kembali melaksanakan kegiatan pelepasliaran satwa liar sebagai bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Sebanyak 13 ekor rusa timor (Rusa timorensis) berhasil dilepasliarkan di kawasan feeding ground Sadengan, SPTN Wilayah I Tegaldlimo, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Muspika Tegaldlimo beserta jajaran, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, BKSDA Yogyakarta, Copenhagen Zoo, BISA Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh instansi dan lembaga terkait, namun juga melibatkan unsur edukasi melalui kehadiran para guru dan siswa dari SDN 1 Kalipait dan SDN 4 Kalipait. Partisipasi ini menjadi bagian penting dalam menanamkan rasa cinta terhadap alam dan satwa liar sejak dini.

Satwa rusa timor yang dilepasliarkan merupakan kontribusi dari PT Pertamina Patra Niaga yang telah diserahterimakan kepada BKSDA Yogyakarta, dengan jumlah total sebanyak 14 ekor. sebelum dilepas ke habitat alaminya, seluruh satwa telah melalui tahapan habituasi, observasi perilaku, serta pemantauan kesehatan selama kurang lebih tiga minggu guna memastikan kondisi satwa siap untuk beradaptasi di alam liar.

Dari total tersebut, sebanyak 13 ekor rusa yang terdiri dari 11 jantan dan 2 betina dinyatakan layak dan berhasil dilepasliarkan. Sementara itu, satu ekor rusa lainnya masih menjalani masa isolasi dan perawatan lebih lanjut akibat kondisi kesehatan, dengan pendampingan teknis dari tim Copenhagen Zoo selama kurang lebih 10 hari ke depan.

Kegiatan pelepasliaran ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat populasi rusa timor di habitat alaminya sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

Melalui kegiatan ini, Balai Taman Nasional Alas Purwo mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif dalam mendukung upaya konservasi satwa liar serta menjaga kelestarian alam. Bertambahnya populasi Rusa Timor di kawasan ini menjadi harapan baru bagi terjaganya keseimbangan ekosistem, sehingga fungsi alam dapat terus berjalan secara lestari sebagai warisan berharga bagi generasi kini dan mendatang.

lepas liar rusa

Galeri Video Kegiatan

Scroll to Top